Kamis, 06 Februari 2014

Musim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Musim adalah salah satu pembagian utama tahun, biasanya berdasarkan bentuk iklim yang luas. Biasanya satu tahun terbagi menjadi empat musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Tetapi, di Indonesia karena terletak di daerah tropis, maka hanya dibagi menjadi dua musim saja, yaitu: musim hujan dan musim kemarau.
Mesir Kuno membagi musim menjadi tiga musim, yaitu: musim banjir, musim darurat karena banjir, dan musim penunaian yang panas.
Penanggalan Belahan bumi

Tropis
April hingga September musim kemarau
Oktober hingga Maret musim hujan

Belahan utara Belahan selatan
21 Maret-21 Juni musim semi musim gugur
21 Juni-23 September musim panas musim dingin
23 September-21 Desember musim gugur musim semi

Pancaroba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pancaroba adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim penghujan dan musim kemarau. Dalam pranata mangsa yang dikenal di Pulau Jawa, pancaroba antara musim penghujan dan musim kemarau (biasa terjadi pada bulan Maret dan April) disebut sebagai mangsa (musim) marèng, sementara pancaroba antara musim kemarau dan musim penghujan (biasa terjadi pada bulan Oktober hingga Desember) disebut mangsa labuh.
Masa pancaroba biasa ditandai dengan tingginya frekuensi badai, hujan sangat deras disertai guruh, serta angin yang bertiup kencang. Pada masa pancaroba biasanya frekuensi orang yang menderita penyakit saluran pernapasan atas, seperti pilek atau batuk, relatif meningkat. Masa ini juga banyak ditandai dengan perilaku khas beberapa hewan dan tumbuhan. Pada masa marèng, umpamanya, tonggeret akan memasuki musim kawin dan mengeluarkan suara yang khas. Pada masa labuh, rayap akan mencapai tahap dewasa dan keluar dari liang di tanah sebagai laron.
 

Waktu Musim Panas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Walaupun tidak diterapkan oleh sebagian besar negara di dunia, waktu musim panas umum diterapkan di Dunia Barat.
  WMP diterapkan.
  WMP tidak lagi diterapkan.
  WMP tidak pernah diterapkan.
Waktu Musim Panas, dikenal di Amerika Utara sebagai Daylight Saving Time (DST), adalah sistem yang dimaksudkan untuk "menyimpan cahaya siang hari" di musim panas. Karena itu di Eropa sistem ini dikenal sebagai "Waktu Musim Panas". Waktu resmi dimajukan (biasanya) satu jam lebih awal dari zona waktu yang resmi dan diberlakukan selama musim semi dan musim panas. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menyesuaikan jam ketika hari masih terang dengan jam kegiatan kerja dan sekolah. DST biasanya digunakan di wilayah yang suhunya sedang, karena perbedaan yang cukup besar antara masa hari terang dibandingkan gelap sepanjang musim di wilayah-wilayah tersebut.

Asal-usul

Orang-orang mengatakan bahwa sistem Waktu Musim Panas (WMP) ini pertama kali diusulkan oleh Benjamin Franklin dalam sebuah surat kepada editor Journal of Paris. (Baca teks lengkapnya di [1].) Namun artikel ini lucu; Franklin tidak mengusulkan melainkan agar orang bangun lebih awal dan tidur lebih cepat.
Gagasan ini pertama kali dikemukakan secara sungguh-sungguh oleh William Willett dalam "Waste of Daylight", yang terbit pada 1907, namun ia tidak mampu mendorong pemerintah Britania mengadopsinya, meskipun ia berusaha keras melobi.
Gagasan Waktu Musim Panas pertama kali dipraktikkan oleh pemerintah Jerman pada waktu Perang Dunia I antara 30 April dan 1 Oktober 1916. Tak lama kemudian Britania mengikutinya, mula-mula memberlakukan WMP antara 21 Mei dan 1 Oktober, 1916. Lalu pada 19 Maret 1918, Kongres menetapkan beberapa wilayah waktu (yang sudah dipergunakan oleh jaringan kereta api dan kebanyakan kota sejak 1883) dan meresmikan Waktu Musim Panas (yang berlaku mulai 31 Maret) hingga Perang Dunia I berakhir. Sistem ini diberlakukan selama tujuh bulan pada 1918 dan 1919. Namun hukum ini ternyata sangat tidak populer (terutama karena orang harus bangun dan tidur lebih awal daripada waktu biasanya) sehingga hukum itu dicabut kembali.

Perubahan iklim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam distribusi pola cuaca secara statistik sepanjang periode waktu mulai dasawarsa hingga jutaan tahun. Istilah ini bisa juga berarti perubahan keadaan cuaca rata-rata atau perubahan distribusi peristiwa cuaca rata-rata, contohnya, jumlah peristiwa cuaca ekstrem yang semakin banyak atau sedikit. Perubahan iklim terbatas hingga regional tertentu atau dapat terjadi di seluruh wilayah Bumi.
Dalam penggunaannya saat ini, khususnya pada kebijakan lingkungan, perubahan iklim merujuk pada perubahan iklim modern. Perubahan ini dapat dikelompokkan sebagai perubahan iklim antropogenik atau lebih umumnya dikenal sebagai pemanasan global atau pemanasan global antropogenik.
21 Desember-21 Maret musim dingin musim panas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar